Get ready for Final Exam!
Belakangan ini makin sering ditakut-takutin soal kuliah. Mulai dari dosen yang selalu meriksa tugas sampe ke titik komanya, jadi si Pak Dosen bakal tau siapa yang plagiat atau nyontek, sampe takut UAS yang bakal jadi puncak semester satu ini. UAS ngga lama lagi, tanggal 7 Januari. Itu berarti tinggal sekitar 18 hari lagi. Dan persiapan sejauh ini masih NOL besar. Belajar belom, ngerjain paper akhir belom. Argh! Jangankan paper selesai, judul aja masih harus revisi lagi :( Please Help me through all off this, Ya Allah.
Dan ternyata, ketakutan ngga berbanding lurus sama kesadaran diri. Uda tau UAS susah, tapi bukannya langsung belajar ngebut malaaaah ckck Payah bilang lah. Kadang-kadang aku miris ingat masa-masa kelas 3 SMA kemaren, gila ya semangat belajarnya RUAARR BIASA! Aku aja takjub sendiri kalo diingat – ingat. Itu bukan cuma satu dua anak, tapi hampir SATU KELAS XII IPA 10 SMA NEGERI 1 MEDAN (kelas paling dewa :D). Ngga pagi, siang, sore, malam, dini hari, nyampe subuh lagi belajaaaaaar terusss. Apa waktu itu , bukan aku ya? Kenapa waktu itu bisa semangat kali gitu? Dan sekarang, gitu cita-citaku yang waktu itu uda kesampean malah hilang semangat belajarnya. Hmmmm. Kenapa bisa? Kurang motivasi ? Apa karena ga di rumah sendiri? Kurang nyaman atau apa? Ah alasan, syukur Alhamdulillah kosan aku disini nyaman, terlalu nyaman malah. Terus apa kurangnya coba? Sepertinya kesalahan terletak di diri sendiri, ngga perlu alasan lain ah. MALAS. Itu penyebab utamanya, dan TERLALU ANGGAP REMEH, itu yang kedua. Mungkin beda dengan ujian SIMAK UI atau UM UGM kemaren, UTS atau UAS ini terlalu aku anggap enteng. Astaghfirullah. Not anymore, Ya Allah.
Oke, saatnya kita berubah teman. Pertama, harus SADAR DIRI. Kedua, JANGAN MALAS.
UAS ngga bisa nanya siapa-siapa, paper ngga bisa minta kerjain siapa – siapa ( ketauan yang SMA nya ga pernah ngerjain pr sendiri ;p )
Kalo masih males juga? Aku punya rahasia jitu “The Golden Ways ala Icha Teguh” yang (hampir) selalu sukses ngebangkitin semangat sampe ke ubun - ubun :
1. Remember your parents! They are work very hard only for you, that’s why you can live so comfortable and suitable here. And they are waiting for your success at home, Folks! So, don’t make them get disappointed.
2. Remember your parents’s smile. You’ll see that again if you get a good IPK.
3 Remember all advices from your parents, and Read ,again and again, a motivation messages from your parents ( I think everybody has one)
This is original message from my mother and my favorite : “ Jangan tidur aja, belajar betul-betul. Habis uang gapapa, yang penting berhasil. Okay, doa mother besertamu”
You know what? I cried after read this one hahaha
4. Remember why you here. So far away from home. Wasting your parents’s money. So if you’re not serious in studying, WHAT ARE YOU DOING HERE? WHAT DO YOU WANT?
*Sejujurnya, selagi nulis itu aku juga lagi ngingetin diri sendiri ;)
Dan kemaren – kemaren aku sempat ngobrol ke senior. Dan mereka bilang gini :
“ Nilai A itu di HI banyaaaak, yang IP nya diatas 3 apalagi, ramee!”
“Hah, Iya? Kok bisa? Gimana caranya?”
“Yaaah emang karena semua anak-anak di HI ini pada pinter-pinter”
JDERR! Langsung nusuk ke dalem, Kayanya aku baru sadar kalo uda salah masuk kampus :(
Aaaaah tapi yaudahlah daripada kita kebanyakan nyesalin yang udah lewat, lebih baik buru – buru merancang hal ke depan yang jelas – jelas masih bisa dimaksimalkan. Yakan Yakan?
Bismillahhirrahmannirrahim.
Don’t waste your time again, I ! Because, If your waste your time, you waste your life then!
Semangat untuk IPK terbaik yang bakal buat orangtua kita bangga! :D
“Kalau kau menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya bersatu padu membantumu mendapatkannya”
The Alchemist – Paulo Coelho
0 komentar:
Posting Komentar